Tampilkan postingan dengan label My Arts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Arts. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Juli 2010

WIP : Jaded heart


Inspiration comes from Jade, as the title: a girl with a jaded heart
I (basically) just want to make some diferrent drawing, something that refect both sadness and beauty inside. I use SAI for making sketch and lineart, all coloring progress done in Photoshop.

i made the sketch, i spend 1 hour just to brainstorming with sketch and concept

and make the lineart

i start to color the skin and then i color the yukata

i make the face detail : eyes, make up, more shadows. I add white to the pearl

I add shadow in the pearl, make it more 3D, coloring the flower in up-right side, and start to draw the yukata's detail. I spend a whole day to draw those pattern

done with the yukata, i add the water reflection,copypaste the yukata's and use smude tool to wrap it. I decide to make a butterlfy as her accesories and i also use a complex pattern from PS brush in the background.

i add the glowing effect, in everywhere. I use 'color balance' to make the entire picture more like a jade color. i blur some parts, sharpen the entire picture in the last and...

done!

Sabtu, 03 Juli 2010

My School in the future

halaman 1
halaman




ini komik bwt majalah KAWULA edisi 2010
(c)Rara-gunyuu,2010 do not distribute without my permission
if you wanna read in better quality,click -> http://gunyuu.deviantart.com/art/MY-SCHOOL-in-the-future-169801622


walaupun ini cukup LEBAY, dan beberapa orang bilang SANGAT provokatif
tapi saia merasa yah kehidupan sekolah yang saia alami yah secara garis besar seperti ini, walaupun tidak seekstrim ini, saat majalahnya terbit, banyak orang yang bilang suka komik saia, saat itu saia sadar kalau saia tidak sendirian
banyak anak2 28 yg juga mengalaminya (jujur saja, saya cukup senang waktu mengetahuinya)
tapi saia mencoba berpikir realistis, baik sebagai komikus sekaligus pembuat cerita...

lihatlah disekeliling anda
Teknologi berkembang dengan pesat, bukan mustahil jika generasi pelajar 20-30 mendatang akan mengalami hal ini...

Equivalent Trade

Sebuah kelebihan datang dengan tanggung jawab yang besar
fasilitas canggih menuntut muridnya memberikan hasil yang maksimal
dimana mereka tidak menerima 'kegagalan'
dimana mereka tidak mendapat 'toleransi'
kadang mereka belajar dengan cara yang tidak manusiawi
tapi mau bagaimana lagi? toh dengan segala sarana dan fasilitas yang disediakan untu mereka
segala alasan tidak lagi berarti....
sekali lagi...Tidak ada toleransi.

Intinya, kita kadang sering sekali iri dengan sekolah top dengan fasilitas yang luar biasa,
entah yang ada di dunia nyata atau sekolah elit yang kita tonton di drama korea
kadang kita berharap 'andai saja aku punya sekolah seperti itu'
masalahnya : apakah kita sudah siap dengan segala resikonya?
dan menjalani tanggung jawab yang mau tidak mau harus kita hadapi sebagai 'murid dari sekolah top elit'

Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki
saia sendiri sebetulnya sudah senang sekolah di 28, rasanya sekolah itu nyaris cukup dalam segala hal : fasilitas, nama baik, grade tinggi, dan murid yang cukup intelek...(kalau saja ada japan club dan peningkatan fasilitas di ruang music)....it's perfect (for me) *slapped